Minggu, 10 April 2016

Ketahuilah Lima Tujuan Menikah dalam Islam

Pernikahan menjadi suatu prosesi yang sakral bagi semua orang. Setiap orang yang saling mencintai  berharap hubungan mereka dipersatukan ke jenjang pernikahan. Ada banyak alasan pasangan untuk menikah salah satunya adalah untuk melaksanakan sunnah Nabi.

Namun, tidak semua orang melakukan pernikahan karena alasan tersebut. Ada di antara mereka yang menikah dengan tujuan untuk mendapatkan harta atau kenikmatan dari pasangannya saja. Bahkan di antara mereka ada yang meninggalkan pasangannya setelah mendapatkan apa yang diinginkan.

Padahal sebenarnya di dalam agama Islam, pernikahan bukan hanya dijadikan ajang pemersatu dua hati yang saling mencintai saja. Namun lebih dari pada itu, ada beberapa tujuan dari melakukan pernikahan di dalam Islam. Apa sajakah itu? Berikut ini ulasan selengkapnya.

1. Menjaga Diri Dari Perbuatan Maksiat

Tujuan pertama dari pernikahan menurut Islam adalah untuk menjaga diri dari perbuatan maksiat. Seperti yang diketahui, pada saat ini banyak anak muda yang menjalin hubungan yang tidak diperbolehkan di dalam Islam yakni dengan berpacaran. Hubungan yang demikian ini menjadi ladang dosa bagi mereka yang menjalaninya karena dapat menimbulkan nafsu antara satu dengan lainnya.

Rasulullah SAW bersabda: “Wahai para pemuda, barang siapa dari kamu telah mampu memikul tanggul jawab keluarga, hendaknya segera menikah, karena dengan pernikahan engkau lebih mampu untuk menundukkan pandangan dan menjaga kemaluanmu. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, karena puasa itu dapat mengendalikan dorongan seksualnya.” (Muttafaqun ‘alaih)

Nafsu syahwat merupakan fitrah yang ada dalam diri manusia. Untuk menjaga diri dari perbuatan maksiat, maka mereka yang telah mampu dianjurkan untuk menikah. Namun jika belum mampu, maka hendaknya berpuasa untuk mengendalikan diri.

2. Mengamalkan Ajaran Rasulullah SAW
Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa pernikahan itu merupakan sunnah Nabi, jadi mengamalkan ajaran Rasulullah SAW menjadi salah satu tujuan dari pernikahan di dalam Islam. Sebagai umat Muslim, Rasulullah SAW dijadikan sebagai teladan dalam menjalani kehidupan. Dengan mengikuti apa yang dikerjakan oleh Rasulullah SAW berarti kita sudah menjalankan sunnah-ya. Salah satu sunnah Rasul  itu adalah menikah.

3. Memperbanyak Jumlah Umat Islam
Tujuan selanjutnya dari pernikahan adalah untuk menambah jumlah umat Islam. Maksudnya di sini adalah buah dari pernikahan tersebut akan melahirkan anak-anak kaum muslim ke dunia dan mendidiknya menjadi umat yang berguna bagi agama dan masyarakat. Rasulullah SAW bersabda:

“Nikahilah wanita-wanita yang bersifat penyayang dan subur (banyak anak), karena aku akan berbangga-bangga dengan (jumlah) kalian dihadapan umat-umat lainnya kelak pada hari qiyamat.” (Riwayat Ahmad, Ibnu Hibban, At Thabrany dan dishahihkan oleh Al Albany)

4. Mendapat Kenyamanan
Tidak hanya faktor kepentingan agama saja, ternyata menikah juga bertujuan untuk diri kita sendiri. Tujuan tersebut untuk mendapatkan kenyamanan dan kedamaian dalam kehidupan di dunia ini. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan di antara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” [Ar-Rum 21].

5. Membina Rumah Tangga Yang Islami & Menerapkan Syari’at
tujuan terakhir pernikahan dalam agama Islam adalah untuk membia rumah tangga yang islami dan menerapkan syari’at. Memang segala sesuatunya dimulai dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu. Maka masyarakat yang damai dan menjalankan ajaran Allah juga berasal dari tiap-tiap keluarga yang damai dan menjalankan perintah Allah. Allah SWT berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakaranya adalah manusia dan batu; penjaganya mailakt-malaikat yang kasar yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim 6)

Demikianlah ulasan mengenai lima tujuan menikah dalam agama Islam. Sebagai kaum muslim, kita selayaknya mengetahui apa tujuan dari sebuah perintah atau anjuran Allah dan Rasulnya. Setelah mengetahuinya, ada baiknya untuk menjalankan amalan tersebut agar mendapatkan keridhaan Allah SWT. 
 
sumber.http://www.infoyunik.com/

Monumen Pesawat Avro Anson RI-003

Lokasi : Kecamatan Tilatang Kamang

Monumen yang terletak di Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang berjarak 5 km dari kota Bukittinggi ini, merupakan bukti dari sejarah panjang perjuangan Bangsa Indonesia melawan penjajahan Belanda.
Avro Anson RI 003 adalah pesawat ke tiga yang dimiliki Pemerintah Republik Indonesia yang diperloeh dari sumbangan masyarakat Minang terutama amai-amai (baca: ibu-ibu) yang dengan sukarela menghibahkan perhiasan emas dan peraknya untuk memperjuangkan kedaulatan Indonesia.

Sejarah ini bermula pada tanggal 27 September 1947 di “Kota Jam Gadang”, Bukittinggi, alm. Dr. Mohammad Hatta membentuk “Panitia Pusat Pengumpul Emas” untuk mengumpulkan sumbangan dari rakyat yang nantinya berfungi untuk membeli sebuah pesawat terbang untuk diterjunkan dalam misi-misi khusus guna menyelamatkan Republik Indonesia dari serangan Belanda yang terkenal sebagai Agresi Militer.

Selang beberapa hari setelah pembantukan panitia tersebut, Dr. Mohammad Hatta mengadakan sebuah apel besar di Lapangan Kantin (lapangan depan Makodim 0304/Agam, sekarang). Selaku Wakil Presiden Republik Indonesia beliau menyampaikan kepada masyarakat Minang akan situasi negara saat itu sekaligus menghimbau rakyat untuk mengulurkan tangan membantu perjuangan.

Tanpa pikir panjang, spontan orang – orang di sana terutama amai-amai mendaftarkan diri untuk menyumbangkan semua perhiasan emas dan peraknya, berupa liontin, anting, kalung, gelang, bahkan cincin kawin mereka sumbangkan. Selain itu di tempat – tempat lain, seperti Padang Panjang dan di pinggiran kota Bukittinggi juga diadakan pengumpulan sumbangan. Dari hasil sumbangan itu, datanglah sebuah pesawat terbang buatan Inggris tipe Dakota dengan call sign RI – 003 dari Lanud Maguwo Yogyakarta menuju Lanud Gadut – Agam. Melihat proses landing tersebut makin menggeloralah semangat perjuangan masyarakat Minangkabau.

Pada awal Desember 1947, Halim  Perdanakusuma dan Iswahyudi mendapat tugas untuk membeli dan mendapatkan senjata (yang dibeli dengan perantara candu atau narkotika) ke Siam (Muangthai) dengan menggunakan RI – 003.

Tetapi malang, sebelum mencapai tujuannya, pesawat itu mengalami kerusakan mesin sehingga jatuh ke laut dekat Tanjung Hantu, perairan selat Malaka. Pesawat itu hilang bersama pilotnya. Halim Perdanakusuma dan Iswahyudi gugur sebagai bunga bangsa, dan namanya diabadikan sebagai nama dua bandara di Nusantara, yaitu Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta dan Lanud Iswahyudi di Madiun.

Misi belum selesai, beberapa hari setelah hilangnya RI – 003, mendarat sebuah pesawat dengan jenis yang sama dengan call sign RI – 004, berpilot Wade Palmer, seorang penerbang Royal Air Force (RAF) berkebangsaan Skotlandia.

Beberapa orang dari Central Trading Company (CTC) yaitu Haji Tahir, Baharudin Dt. Bagindo, Mas Said, Tahi Siregar, Ali Alkadri, dan Letnan Udara Jacoeb berangkat dengan pesawat ini ke Siam untuk menukarkan emas dengan candu, lalu ke China untuk menukarkan candu dengan persenjataan. Misi yang diemban sukses, tetapi dengan pengorbanan yang tidak sedikit, jalan yang tidak mulus, dan perjuangan yang penuh resiko.
sumber. http://agamkab.go.id

Sabtu, 26 Maret 2016

Cara Praktis Membuat Cover Di Word

  1. Pertama buka terlebih dahulu Makalah Saudara / Sobat
  2. Jika Sudah Silahkan Klik Menu Insert, terus klik Cover Page dan Pilih sesuai yang saudara inginkan

  3.  Selesai

Rabu, 03 Februari 2016

Sungai-Sungai Indah di Guangxi, China

Sungai Li (Cina: 漓江; pinyin: Jiang Li) atau Lijiang River adalah sebuah sungai di Guangxi Daerah Otonom Zhuang, Cina.



Sungai Li berasal dari Pegunungan Mao'er di Xing'an County dan mengalir ke arah selatan melalui Guilin, Yangshuo dan Pingle. Di Pingle, Sungai Li menyatu dengan dua aliran lain, dan terus ke selatan bersama Sungai Gui, yang berakhir di Jiang Xi, anak sungai barat dari Sungai Pearl, di Wuzhou.

Guilin

Yangshuo

Hulu dari Sungai Li dihubungkan oleh Terusan Lingqu kuno dengan Sungai Xiang, yang mengalir ke utara ke Sungai Yangtze, yang pada masa lalu membuat sungai Li dan sungai bagian dari jalur air yang sangat penting yang menghubungkan Lembah Yangtze dengan Delta Sungai Pearl.

Dari Guilin ke Yangshuo
Aliran sepanjang 437-kilometer dari Sungai Li dan Gui diapit oleh perbukitan hijau. Cormorant (jenis burung) sering dikaitkan dengan Lijiang. Bukit karst topografi yang tidak biasa telah sering dibandingkan dengan yang di Teluk Halong, Vietnam.


Sepanjang bentangan 100-kilometer dari Sungai Li, puncak gunung naik ke langit. Ini adalah salah satu daerah yang terkenal paling indah di China, ditampilkan dalam banyak lukisan-lukisan gulung.













Gambaran sungai Li juga terdapat pada uang kertas 20 yuan


Sumber : http://versesofuniverse.blogspot.co.id

Rabu, 13 Januari 2016

HUKUM MEMASANG FOTO DI MEDIA SOSIAL

Hukum memasang foto di media sosial
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad.)
Diantara dampak negatif wanita memajang foto wajah di internet:
- Bisa membuat pria yang sengaja maupun tak sengaja melihatnya menjadi tergoda, mengotori hatinya, membuat terbayang siang malam, bahkan bisa menimbulkan niat-niat buruk atau bahkan sampai melakukan kejahatan. Meski seorang wanita menutup seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangannya, kemudian ia memamerkan dirinya di social media maka ini pun tidak bisa menjamin selamatnya orang yang melihat dari fitnah, sebab wajah wanita memiliki daya tarik yang sangat kuat terhadap laki-laki, sehingga, meski seluruh badannya tertutup dengan baik akan tetapi jika wajahnya dibuka dan dipampang di depan pengunjung akun, maka itu bisa menimbulkan fitnah di hati orang yang memandangnya. Disebabkan orang yang menyaksikan foto itu bisa terfitnah maka tidak dibolehkan memampang foto wajah itu di halaman situs yang bisa diakses oleh para pria yang bukan mahromnya.

- Menggoda pria, membuat pria tidak menundukkan pandangan, padahal dalam Al Quran diperintahkan menundukkan pandangan. Jika di dunia nyata, pria tidak akan berani lama-lama menatap wanita, apalagi yang belum dikenalnya. Pria akan malu kalau kelihatan sedang melihat wanita tersebut terus-menerus. Namun foto di internet, para lelaki bisa melihatnya lama-lama tanpa merasa malu, sebab tidak ada orang yang tahu. Dan hal tersebut bisa mendatangkan berbagai dampak negatif baik bagi pria maupun wanita. Sudah seharusnya para wanita menolong para pria dengan cara mencegah terjadinya hal tersebut, yaitu dengan tidak memajang fotonya.

- Betapa banyak wanita yang menjadi korban pria jahat berawal dari Facebook, diajak ketemuan,  ditipu, diculik, diperkosa, dibunuh, dll, diawali oleh pria tertarik melihat foto sang wanita di FB, sebagaimana sering diberitakan media massa. 

- Foto anda bisa dicopy dan diedit oleh orang-orang jahat, dijadikan foto porno, atau digunakan untuk hal-hal lain yang merugikan, (misalnya orang membuat suatu akun dengan memakai foto-foto anda)

Allah subhanahu wa ta’ala telah memerintahkan muslim dan muslimah untuk menjaga pandangannya dari lawan jenis yang bukan mahram. Tak sampai di situ Allah pun
memerintahkan masing-masing kepada mereka untuk saling menjaga diri. Ketika mengupload foto Anda di internet maka anda secara tak langsung telah “menandatangani kontrak” bahwa anda membebaskan siapapun bebas untuk memandang Anda tanpa terkecuali. Terus dimana penjagaan Anda terhadap kehormatan Anda dan orang lain? Wahai para wanita...tahukah anda bahwa:

(1) Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu (jika sengaja pamer kecantikan/keindahan tubuh dan tampil menggoda) semakin bertumpuk pula dosa-
dosamu

(2) Semakin sang lelaki menghayalkanmu...semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula dosa-dosamu

(3) Janganlah anda menyangka senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggungjawabannya kelak..!!!. Bisa jadi senyumanmu sekejap menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama berhari-hari.., apalagi keelokan tubuhmu....

(4) Bayangkanlah... betapa bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang aurotnya diumbar di hadapan ribuan...bahkan jutaan para lelaki??

(5) Jika anda menjaga kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu maka anda kelak akan semakin cantik dan semakin molek di surga Allah.

(6) Akan tetapi jika anda umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat...dan di akhirat kelak...bisa jadi berubah menjadi bahan bakar neraka jahannam!!

Dari segi syariah, jelas perilaku ini menyelisihi Firman Allah Subhanahu wa ta’ala ,
“Dan menetaplah di dalam rumah kalian dan jangan bertabarruj sebagaimana orang jahiliyyah yang pertama....” (QS. An Nur : 33)
Imam Mujahid Rahimahullah berkata tentang ayat ini, “Dahulu wanita berjalan jalan di sekitar para lelaki, maka inilah yang dimaksud dari Tabarruj orang jahiliyyah pertama.” (HR.
Abdurrazzaq no 2340 dalam kitab Tafsirnya)

Imam Baghowi Rahimahullah berkata, “(Dan janganlah kalian bertabarruj), Mujahid dan Qatadah berkata Tabarruj ialah berlenggak lenggok dan mencari perhatian. Ibnu Abi Najih berkata itu adalah berlenggak lenggok. Dan dikatakan bahwa itu artinya Memperlihatkan perhiasan dan menunjukkan kecantikannya kepada lelaki.” (Tafsir Ma’alimu At Tanzil karya
Imam Baghowi. Wafat : 510 H)

Imam Al Qurthubi Rahimahullah berkata, “Arti asal kata “Buruj” ialah terlihat. Dan dari itu Tabarruj nya seorang wanita dengan memperlihatkan perhiasannya.” (Tafsir Al Jami’ Li Ahkam Al Qur’an karya Imam Qurthubi. Wafat : 671 M)

Imam Syaukani Rahimahullah juga berkata, “ Tabarruj ialah wanita memperlihatkan dari perhiasan dan kecantikannya yang wajib ditutupi yang bisa membangkitkan syahwat lelaki.” (Tafsir Fathul Qodir karya Imam Syaukani. Wafat : 1250 H)

Dari ayat ini bisa kita fahami bahwa kebiasaan wanita mengupload foto diri nya di profil maupun album di jejaring sosial adalah salah satu dari tabarruj yang diharamkan oleh Allah
Subhanahu wa ta’ala . Karena telah memperlihatkan keindahannya dan kecantikannya kepada publik. Bahkan perbuatan ini jauh lebih buruk dari bertabarruj di dunia nyata. Karena di jejaring sosial, semua orang baik itu baik, buruk, jahat, bodoh, maupun alim, semuanya bisa melihat dan mengunduhnya semau dia lalu mempergunakan foto itu di hal yang diharamkan. Sedangkan di dunia nyata, mungkin masih bisa untuk menahan padangan atau nafsu darinya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun sangat membeci orang yang gemar membuat gambar. Dan orang yang membuat gambar adalah orang yang paling besar azabnya di akhirat nanti. Sedangkan Memfoto juga termasuk dari membuat gambar.

Dari Abdullah ibn Mas’ud, Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya yang paling berat azabnya di hari akhirat adalah para pembuat
gambar” (HR Bukhori 5950 dan Muslim)

Imam Nawawi Rahimahullah berkata, “Para Ulama’ berkata bahwa menggambar gambar hewan hukumnya sangat diharamkan dan itu adalah termasuk dosa besar karena dia dijanjikan kepadanya peringatan keras ini. Dan baik dibuat untuk dipakai atau untuk yang lainnya, maka membuatnya adalah haram dengan segala hal, dan baik itu di baju atau karpet atau dirham atau dinar atau uang atau tempat minum atau tembok atau yang lain sebagainya.” (Fathul Bari karya Imam Ibnu Hajar Al Asqalani)

Dari Abdullah ibn Umar berkata, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya yang membuat gambar-gambar ini akan diazab pada hari kiamat
lalu dikatakan kepada mereka “hidupkan apa yang telah kalian buat!” (HR Bukhori Muslim)

Adapun beberapa ulama’ yang membolehkan berfoto, itupun hanya sebatas kebutuhan yang darurat. Seperti foto tanda pengenal, KTP, Paspor dll. Bukan untuk di koleksi maupun
dipertontonkan kepada khalayak ramai. Dari segi akhlaq dan perilaku, seseorang yang terbiasa mengupload foto dirinya di jejaring sosial cenderung ingin memamerkan apa yang dia kerjaan saat itu. Sehingga kadang tak luput dari suatu pekerjaan kecuali dia memfoto itu lalu mengupload foto itu di jejaring sosial. Bagi yang berjilbab agar dilihat bahwa ia telah berjilbab, bagi yang bercadar agar dilihat ia telah bercadar. Padahal sifat pamer, ingin dilihat atau riya’ adalah akhlaq yang buruk.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin didengar, maka Allah akan menjadikanya didengar dengan itu. Dan barangsiapa ingin dilihat, maka Allah akan menjadikanya dilihat dengan itu.” (HR Bukhori 6499)

Allah berfirman Subhanahu wa ta’ala ,
“Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. (*) Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia sialah disana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS Hud : 15-16)

Dari segi mental, wanita adalah fitnah terbesar bagi lelaki. Mungkin banyak yang mengkritik bahwa ini hanya pikiran lelaki-lelaki yang bernafsu aja, sedangkan lelaki biasa tidak. Jelas pemikiran ini tidak sesuai kenyataan. Salah satu keistimewaan Islam adalah agama yang sesuai dengan kenyataan. Bukan hanya retorika maupun khayalan.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,
“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan berupa perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk-tumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang Itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (QS Al Maidah : 14)

Allah Subhanahu wa ta’ala menamkan pada jiwa setiap lelaki rasa suka terhadap harta begitupula pada wanita, maka dari itu Allah Subhanahu wa ta’ala memberikan rambu-rambu
agar rasa suka itu tidak dilampiaskan di jalan yang salah. Allah pun memperingati para lelaki bahwa wanita itu adalah fitnah yang besar yang bisa memalingkan diri dari iman dan
ibadah. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,
“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya dan menjaga kemaluanya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS An Nur :30)
“Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman agar mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluanya dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali yang nampak darinya...” (An Nur: 31)
Maka tugas wanita adalah membantu para lelaki agar dapat menjaga pandangan mereka dengan tidak mengupload apapun dari foto dirinya di tempat umum seperti jejaring sosial. Bahkan apabila dia terus mempertontonkan kecantikannya dan dirinya maka itu termasuk tolong menolong dalam berbuat dosa. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Dan bertaqwalah kepada Allah, sungguh Allah sangat berat siksaannya.” (QS Al Maidah : 2)
Ibnu Hajar Al Haitami Rahimahullah berkata, “Barangsiapa sudah dipastikan bahwa lelaki non mahrom melihat dia maka wajib baginya untuk menutup wajahnya darinya, jika tidak, maka dia membantunya dalam perbuatan yang diharamkan, maka ia berdosa ”. (Kitab Tuhfatul Muhtaj)

Oleh karena itu, janganlah kalian upload foto diri kalian wahai para muslimat yang dirahmati oleh Allah. Karena itu adalah perbuatan maksiat yang amat tidak disukai Allah dan RasulNya. Dan semoga Allah selalu memberikan kita hidayah, ketaqwaan, Iffah dan kekayaan. Wallahu a’lam .

Tanya-jawab:

1. Kalo foto bareng temen-temen atau keluarga. Terus diupload.. Bagaimana hukumnya?tetep gak boleh yaa?
Jawab: 
Boleh

2. Kalo fotonya hanya tampak belakang, bagaimana? Atau hanya bagian kaki...
Jawab: 
Bisa

3. Kalo gambar.. Misalnya saya bikin gambar pake gambar kartun yang ada di gugle.. Tapi ditambah dengan hadits atau pot. Ayat alqur'an bagaimana hukumnya..
Jawab: 
Boleh

4. Astagfirullah, terus gimana caranya kita menghilangkan kebiasaan ini mbak.. Agar terbiasa TIDAK memajang foto kita lagi mbak. mohon petunjuknya mbak.
Jawab: 
Ingatlah selalu Allah ketika kita akan memposting foto. Karena hanya Allah yang maha tahu.

5. Bunda, kadang kita gak pasang fotopun kalo kita terkenal di medsos, seperti FB,twitter dll, kadang bahkan fb kitapun di salah gunakan oleh tangan-tangan jahil, di hack terus di buat macem-macem, itu gimana?
Jawab: 
Hapus dan jangan gunakan akun tersebut ya nanda. Akun yang di hack biasanya akan yang selalu update status di medsos

6. Umm, batasan ghadul bashar itu gimana ya? Apa ada kegiatan tertentu yang membolehkan untuk bertatapan dengan non mahram? Saya pernah diajar di tempat kursus oleh ikhwan yang sangat menghindari melihat ke arah murid wanita. Kalo itu jadi menyulitkan untuk proses pembelajarannya gimana umm?
Jawab: 
Iya bila masalah pendidikan tidak masalah. Batasannya tidak boleh berdua-duaan walaupun ia guru atau apapun. Tidak mahram makanya beliau atau nanda tidak nyaman karena ada iman kita yang melindungi. Bertatapan hanya jika perlu saja.. Afwan.

7. Bun mau tanya, kalo laki-laki yang suka narsis di medsos pasang foto biar banyak yang follow ditambah posting tentang agama padahal copas tapi seolah-olah itu karya sendiri, bagaimana? Apakah sama seperti wanita dlarang upload foto
Jawab: 
tentunya sama antara laki-laki dan perempuan.

8. Gimana dengan laki-laki yang suka curhat masalah rumah tangganya di fb? saya punya teman seperti itu akhirnya saya block terus dia marah-marah katanya memutus silaturahim itu dosa dll. Saya cuma risih karena saya pun kenal baik istrinya sampai sekarang kalo ketemu saya gak mau nyapa padahal saya sudah bilang silaturahim tetap berjalan,cuma di fb saya gak mau kalo hoby curhatnya gak ilang. apa pantes coba seorang suami cerita aib istrinya di dunia maya.,lah yg selingkuh lah, yang materialis lah dll, kita yang baca kan risih. Saya pernah tegur tapi dia bilang inilah saya apa adanya. ya sudah saya bock eh malah saya di tuduh memutuskan silaturahim.
Jawab: 
betul tindakan nanda. Curhat bukan di media sosial. Tapi cepatlah pada Allah maka akan selalu di dengarkan.

9. Gimana kalo kita sudah mengindari upload foto, tapi misalkan saat sedang kumpul dengan temen-teman, kita foto bersama, kemudian mereka justru yang upload. Apa kita juga salah karna kita ikut foto? Jadi yang harus dihindari itu foto atau upload foto?
Jawab: 
Dalam kasus ini bisa pesan di teman untuk memburamkan wajah kita . Kalo sudah terlanjur tidak masalah. Yang penting saat berfoto nanda tidak menghadap kamera terlalu dekat.

10. Bun rha mau tanya maaf kalo dluar topik kita. Jika ada seorang lelaki yang jujur akan perasaannya kepada kita dan dia hanya ingin kita mengetahui tentang yang dia rasakan tanpa meminta untuk membalas rasanya, lelaki hanya ingin jujur tentang perasaannya saja dan dia juga bilang " saya tak ingin mngotori hati anda tetap istiqommah dan jaga hati anda" setelah itu dia menghindar untuk menjaga jarak dan satu sama lain sama-sama menghindar. apa itu termasuk memutuskan tali silaturahmi mbak... kalo bertemu sepeti tidak saling kenal hanya sekedar senyum saja. Tetapi dia sering bbm hanya untuk mngingatkn shalat dan mmbangunkan untuk shalat tahajud ataupun untuk sahur. Tu gimana ya mbak.mohon penjelasannya mbak...
Jawab: 
Bukan nanda. Itu hanya menjaga jarak. Itu jalan terbaik

11. Kalau bbm kayak gitu gak apa-apa kan mbak. Ada yang bilang kalau bbm atau sms sama lelaki tu gak boleh.
Jawab: 
sesuai dengan kebutuhan saja. Tidak untuk curhat-curhatan gitu

Doa Kafaratul Majelis...

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga Bermanfaat.
sumber:http://www.hambaallah.net/2015/01/hukum-memasang-foto-di-media-sosial.html

Selasa, 08 Desember 2015

Siapa Idolamu ? Di Akhirat Kelak Engkau Akan Bersama Dengan Orang Yang Engkau Idolakan.

Bagaimana Jika Artis dan Pemain Bola Jadi Idola dan Tambatan Cinta?
 

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in.
Jika orang mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka dia akan mendapatkan keutamaan berikut ini.
Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan bahwa seseorang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَتَّى السَّاعَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ
“Kapan terjadi hari kiamat, wahai Rasulullah?”

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,
مَا أَعْدَدْتَ لَهَا
“Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya?”

Orang tersebut menjawab,
مَا أَعْدَدْتُ لَهَا مِنْ كَثِيرِ صَلاَةٍ وَلاَ صَوْمٍ وَلاَ صَدَقَةٍ ، وَلَكِنِّى أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ
“Aku tidaklah mempersiapkan untuk menghadapi hari tersebut dengan banyak shalat, banyak puasa dan banyak sedekah. Tetapi yang aku persiapkan adalah cinta Allah dan Rasul-Nya.
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,
أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
(Kalau begitu) engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain di Shohih Bukhari, Anas mengatakan,
فَمَا فَرِحْنَا بِشَىْءٍ فَرَحَنَا بِقَوْلِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – « أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ » . قَالَ أَنَسٌ فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّى إِيَّاهُمْ ، وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ
“Kami tidaklah pernah merasa gembira sebagaimana rasa gembira kami ketika mendengar sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Anta ma’a man ahbabta (Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai).”
Anas pun mengatakan,
فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّى إِيَّاهُمْ ، وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ
“Kalau begitu aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, dan ‘Umar. Aku berharap bisa bersama dengan mereka karena kecintaanku pada mereka, walaupun aku tidak bisa beramal seperti amalan mereka.”
Itulah keutamaan orang yang mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang sholeh, pelaku kebaikan yang masih hidup atau pun yang telah mati. Namun, kecintaan ini dilakukan dengan melakukan perintah Allah dan Rasul-Nya, menjauhi setiap larangan dan beradab sesuai yang diajarkan oleh syari’at Islam. (Lihat Syarh Muslim, 8/483)
Bandingkan, bagaimana jika yang dicintai, diidolakan dan diagungkan adalah para artis dan pemain bola? Lihatlah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas: “Kalau begitu engkau bersama dengan orang yang engkau cintai”.
Ditegaskan pula dalam riwayat Thobroni dalam Mu’jamnya, dari ‘Aisyah secara marfu’ (sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam),
لَا يُحِبّ أَحَد قَوْمًا إِلَّا حُشِرَ مَعَهُمْ يَوْم الْقِيَامَة
“Tidaklah seseorang mencintai suatu kaum melainkan dia akan dikumpulkan bersama mereka pada hari kiamat nanti.” (Lihat ‘Aunul Ma’bud, 11/164, Asy Syamilah). Siapa yang mau dikumpulkan di hari kiamat bersama dengan orang-orang pelaku maksiat atau orang-orang kafir[?]
Jadikanlah idolamu dan tambatan cintamu adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, Umar, Utsman, para sahabat lainnya, dan orang sholeh bukan para artis, pemain bola dan pelaku maksiat lainnya. Realisasikan cintamu dengan mengikuti jejak mereka (orang-orang sholeh) dalam setiap perkataan dan perbuatan.
Semoga Allah Ta’ala mengumpulkan kita bersama para Nabi, shidiqin, syuhada dan orang-orang sholeh.
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
_________________________________
Yang selalu mengharapkan ampunan dan rahmat Rabbnya
Muhammad Abduh Tuasikal

Sabtu, 12 September 2015

Baguette Roti Tradisional Prancis Nan Panjang

Baguette, roti khas Prancis yang bentuknya panjang dan keras di bagian luar, tampil sebagai logo Google hari ini. Demi merayakan ulang tahun resmi baguette yang ke-22, Google meluncurkan doodle istimewa untuk si roti tongkat yang ukuran panjangnya bisa mencapai satu meter ini.

Baguette memiliki bentuk khas dan unik. Panjangnya secara umum, mencapai 65 centimeter dengan diameter 5 hingga 6 centimeter. Teksturnya agak keras di bagian luar, tetapi bagian dalamnya tetap lembut. Baguette awalnya tidak merujuk pada jenis roti tertentu hingga 1920. Penggunaan kata baguette condong pada makna ‘tongkat’ seperti pada frasa baguette magique (tongkat sihir) atau baguette de direction (tongkat dirigen).
Dalam sejarahnya, ada perdebatan apakah Baguette yang kini menjadi simbol budaya Prancis, berasal dari negara Menara Eiffel itu atau tidak. Ada yang menyebut roti panjang ini dibawa ke Prancis dari Austria. Namun ada bukti pula jika orang Prancis sudah mengonsumsi baguette sejak zaman Louis XIV, yang menandakan roti ini sudah ada di negeri tersebut sejak tahun 1800-an.
Mengapa Google merayakan ‘hari kelahiran’ baguette pada 13 September ini? Jawabannya ada pada 13 September 1993. Ketika itu pemerintah Prancis mengeluarkan Décret Pain, yang mengatur pengolahan baguette. Tidak main-main, semau detail sudah ditentukan. Mulai dari beratnya yang sekitar 250 gram, panjang 65 centimeter, lebar 5-6 centimeter, dan tinggi sekitar 3-4 centimeter.
Selain itu, aturan ini juga memastikan jika baguette hanya mengandung empat bahan: tepung terigu, air, garam dan ragi. Ditentukan pula bahwa baguette tidak boleh dibekukan, tidak boleh mengandung zat adiktif atau bahan pengawet. Asumsinya, baguette dibuat untuk disantap dalam waktu 24 jam saja.
Dari sekian kisah unik tentang baguette, yang paling menarik adalah saat kualifikasi Euro 2016 lalu. Ketika itu Austria memastikan diri lolos ke Prancis. Dan sebagai tanda kepuasan, pelatih Austria, Marcel Koller mengenakan topi baret khas Prancis sembari melahap baguette dalam konferensi pers. Hmmm, kenikmatannya pasti berlipat-lipat.
sumber.  http://sidomi.com

Disqus Shortname

Comments system